Libur Semester 1

Diberitahukan kepada Siswa / Siswi SMK PLUS AL HILAL Libur sekolah Mulai tanggal 23 Desember 2014 - 4 Januari 2015. Masuk Kembali Tanggal 5 Januari 2015. Demikian.sekian Terima Kasih.

Selamat Natal dan Tahun Baru 2015.


Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

semester 1 thn ajaran 2014 / 2015

 
Pelajaran: IJDL







NO NAMA KELAS NILAI HARIAN SEMESTER RAPORT
ABSEN U1 U2 U3 UTS
1 ABDUL MUIZ ALI XI 90 85 90 90 85 75 86
2 ABI MUBAROK XI 78 85 80 80 88 75 81
3 AGUNG GHIFARI XI 80 80 80 80 85 80 81
4 AHMAD FAHRI XI 90 85 90 85 85 80 86
5 AHMAD LABIB XI 85 88 80 85 88 80 84
6 DEWI WULANSARI XI 85 85 82 88 80 70 82
7 DIRMANDIRI XI 80 88 80 80 82 88 83
8 EVA NURHALIZAH XI 90 85 88 75 80 70 81
9 IBNU YASIR XI 90 85 90 90 85 85 88
10 IMAM BAEHAQI XI 85 87 89 88 88 50 81
11 ISMATUL MAOLA XI 95 85 90 75 85 70 83
12 JAMALUDIN A XI 80 20 70 70 75 75 65
13 JAMALUDIN B XI 90 88 85 82 84 80 85
14 KASIRI XI 90 80 88 85 80 75 83
15 KHAFIDOH XI 90 80 88 81 80 75 82
16 KUTIAH XI 85 85 90 70 85 80 83
17 LISWATU SOLIKHA XI 90 85 85 70 85 75 82
18 MOH. ALFANDI XI 80 87 85 85 80 86 84
19 MOHAMAD TAHLIS SUBHAN XI 80 82 80 88 85 75 82
20 MUBAROKAH XI 90 70 90 75 70 85 80
21 MUHAMMAD ASSEGAF XI 90 75 85 85 75 75 81
22 MUHAMMAD MARZUKI XI 85 80 85 80 80 80 82
23 MUHAMMAD SALEH XI 90 80 88 80 80 75 82
24 MULYANI XI 90 85 85 75 85 85 84
25 NASIRUDIN SUBANDI XI 90 88 80 82 80 75 83
26 NAUFAL SIDIK XI 85 80 85 90 80 75 83
27 NOVI KHOERUNNISA XI 90 75 85 75 85 75 81
28 NUR ATIKA SRI ASTUTI XI 90 95 95 75 85 80 87
29 NUR FAIQOH XI 90 88 80 80 85 80 84
30 NUR FITRIYAH XI 90 75 85 75 85 75 81
31 NUR HAYATI XI 90 70 85 80 75 85 81
32 NUR KHOLIFAH XI 90 80 88 75 82 80 83
33 NUR LAELA XI 90 88 88 75 80 80 84
34 NUR LATIFAH XI 90 78 78 88 75 78 81
35 NURIL ANAM XI 90 90 85 70 85 78 83
36 RIFAH SAFITRI XI 90 75 90 75 85 70 81
37 RYAN HARYANTO XI 90 75 80 80 89 80 82
38 SEPRUDIN XI 60 60
39 SITI KHODIJAH XI 90 85 90 75 80 75 83
40 SRI RAHAYU XI 90 85 85 75 85 85 84
41 SUNENGSIH XI 90 85 85 70 85 80 83
42 SYAMSUL MAARIF XI 90 90 90 75 85 85 86
43 SYATORI XI 80 80 80 85 85 70 80
44 TAUFIK XI 85 88 88 85 85 65 83
45 TRI LESTARI XI 90 85 85 75 85 85 84
46 UMI HABIBAH XI 90 75 90 85 85 85 85
47 WISNU XI 85 75 90 85 85 78 83
48 ZAKI MUHAMAD NUR XI 80 20 50
49 MULAZAMATUL ISTIQAMAH XI 90 90 85 75 85 70 83
50 XI

Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

Daftar Nilai.Jaringan Nirkabel.smst 1 2014/2015

NAMA NILAI-Jaringan Nirkabel

Adi Vian
85
Ali afif
80
Aisyah
85
Amiyah
85
Azizatul uliyah
85
Ella Kusmaeni
85
Firmansyah
80
Hadi Santoso
83
Hasim Rosadi
83
Husni Maulana
80
Ismaturrohman
80
Khamdani
Laelatul Izzah
85
Ma’ruf
80
Moch.Fikri labib
82
Moh Rois
87
Munaya
85
Nesa Deviah
87
Nur Hidayatul Maola
85
Syamsul Arifin
-
Siti Fauzah
83
Yunikha
85
Nur Khafidoh
86
Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

DAFTAR NILAI SEMESTER 1 MAPEL ADM.server KELAS XII

NAMA NILAI-administrasi Server

Adi Vian
85
Ali afif
80
Aisyah
85
Amiyah
85
Azizatul uliyah
85
Ella Kusmaeni
85
Firmansyah
80
Hadi Santoso
83
Hasim Rosadi
83
Husni Maulana
81
Ismaturrohman
80
Khamdani
82
Laelatul Izzah
85
Ma’ruf
80
Moch.Fikri labib
82
Moh Rois
87
Munaya
85
Nesa Deviah
87
Nur Hidayatul Maola
85
Syamsul Arifin

Siti Fauzah
85
Yunikha
82
Nur khafidoh
83

FIRST GRADUATE & Next Graduate


 Selamat and Sukses selalu








Semangat Belajar dan jangan Lupa Berdo'a Ujian Menanti.




















Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

PPDB















Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

Alumni

 Pesan : Terima KAsih For ALL












Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

kurikulum 2013

Alhamdulilah......segala puji bagi illahi.kita telah memasuki tahun ajaran baru  2104-2015.

Semangat ......semangat

Wajah baru
Wajah lama
Siswa baru
Siswa lama
Guru baru
Sampai hal yang baru menuju kurtilas (kurikulum 2013).

Semangat baru harus ada didiri kita untuk menuju hal yang diinginkan.




Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

Model Soal UN Prediktif dan Evaluatif Untuk Tingkat SMA dan SMK

Kebijakan Pemerintah untuk memberikan soal ujian nasional yang bersifat prediktif disamping evaluatif sempat diwacanakan bahkan dibahas oleh sebagian pengamat. Namun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Mendikbud Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA menjelaskan bahwa tidak perlu adanya perdebatan antara soal prediktif dan evaluatif pada UN (SMA/MA, SMK/MAK). Hal itu disebabkan materi pembuatan naskah soal berasal dari kisi-kisi soal yang sama.

Menteri M. Nuh pun menegaskan tidak akan ada perbedaan mencolok terhadap jumlah soal UN evaluatif dan prediktif, karena akan ditentukan berdasarkan persentasi tingkat kesukaran soal UN tersebut. Pihaknya akan membuat persentase tingkat kesukarannya, dari sukar, sedang, sampai mudah, dan persentase belum dibuat, dan itu akan dirahasiakan.

Soal bersifat evaluatif jika menanyakan seputar materi pelajaran yang sudah dipelajari para peserta didik, selama duduk di bangku sekolah menengah atas. Sedangkan soal prediktif adalah soal yang memprediksi kemampuan peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

Menteri juga mengungkapkan pihak Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN), selaku panitia SNMPTN, akan turut berpartisipasi dalam pembuatan naskah soal. Pihaknya akan mengundang MRPTN untuk sama-sama membuat soal, selain memantau proses penggandaan, pelaksanaan, maupun memindai lembar jawaban siswa itu.

Memang penggunaan UN untuk SNMPTN di tahun 2014 ini merupakan gabungan nilai rapor yang sudah diberi bobot. Nantinya, nilai UN murni digunakan sebagai dasar seleksi SNMPTN. Adapun, bobot nilai ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi. Sedangkan, penggunaan UN untuk SNMPTN tahun lalu baru berupa syarat untuk diterima melalui SNMPTN.

Integrasi penggunaan Ujian Nasional (UN) sebagai syarat masuk perguruan tinggi negeri (PTN), melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan secara maksimal diberlakukan di 2014. Untuk itu, kualitas soal UN akan ditingkatkan menjadi bersifat evaluatif, dan prediktif.

Konsep dasar yang disiapkan oleh Pamerintah mulai tahun 2010, yaitu integrasi vertikal, di mana hasil pendidikan dasar bisa dipakai untuk masuk di pendidikan menengah, dan hasil pendidikan menengah bisa dipakai untuk masuk perguruan tinggi negeri. Sehingga dengan demikian ada integrasi secara vertikal. Integrasi vertikal tersebut memiliki makna yang luar biasa, karena ada pengakuan terhadap prestasi yang dicapai seseorang di jenjang pendidikan sebelumnya. Pengakuan itu, katanya, menjadi hal yang sangat mendasar. Menyatunya konsep integrasi vertikal memunculkan rasa saling percaya antarjenjang pendidikan.

Mendikbud menegaskan, tidak ada aturan baku mengenai komposisi nilai UN dan nilai rapor sebagai persyaratan masuk PTN. Penerimaan mahasiswa baru menjadi kewenangan masing-masing perguruan tinggi, sehingga Kemdikbud tidak mengeluarkan aturan baku mengenai komposisi nilai UN dan rapor untuk syarat masuk PTN. Meskipun begitu, setiap perguruan tinggi negeri (PTN) memiliki common sense atau logika umum dalam menentukan komposisi tersebut.



Sumber : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Mekanisme Pelaksanaan Ujian Nasional 2014

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA sempat menghimbau masyarakat untuk memahami Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional secara keseluruhan. Beliau memberi contoh pasal 58 ayat 1 yang sering dijadikan dasar untuk kontra terhadap UN. Di sana tertulis, 'Pendidik berperan mengevaluasi hasil belajar untuk memantau proses kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan'.

Pada pasal 58 ayat 1, memang terlihat gurulah yang punya hak untuk menilai. Mendikbud membenarkan hal tersebut, tetapi penilaian tersebut untuk memantau proses kemajuan. Jika dilihat di ayat dua pada pasal yang sama, yaitu, 'evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan'. Dan diitambah lagi pada pasal 59 ayat tiga, dimana ketentuan mengenai evaluasi diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah. Ayat 1 untuk evaluasi internal, ayat 2 untuk evaluasi eksternal, dan ayat 3 tentang pengaturan evaluasi dengan peraturan pemerintah.

Ujian Nasional (UN) merupakan evaluasi (penilaian) untuk melihat sejauh mana pencapaian hasil belajar pada proses pendidikan yang telah/sudah berlangsung. Pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, masih terdapat tugas mulia untuk membenahi pemanfaatan Ujian Nasional.

Pada tahun pelajaran 2013/2014 ini pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen untuk menggelar pelaksanaan ujian nasional yang lebih baik lagi. Dari Mekanisme pelaksanaan UN tahun ini beberapa kegiatan telah mulai dilakukan diantaranya penyerahan master naskah soal ujian nasional (UN) telah diserahkan ke lima perusahaan pemenang lelang penggandaan naskah oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, Senin (24/02/2014). Selanjutnya, naskah tersebut akan digandakan hingga 18 Maret mendatang.

Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud, Dadang Sudiyarto, mengatakan, setelah digandakan, naskah soal dan lembar jawaban ujian (LJU) akan didistribusikan ke ibu kota provinsi. Pendistribusian dijadwalkan tanggal 19-31 Maret 2014 dengan pengawasan dari perguruan tinggi, LPMP, dan Polri.

Setelah sampai di provinsi, tanggal 1 April dijadwalkan naskah UN akan diserahkan kepada dinas pendidikan provinsi melalui panitia pelaksana hasil pekerjaan (PPHP) dan disaksikan oleh perguruan tinggi, LPMP, dan Polri. Dari dinas, naskah tersebut akan didistribusikan kembali ke penyimpanan sementara di kabupaten/kota. Pendistribusian tahap ini melibatkan panitia dari Kanwil Kemenag dan diawasi oleh perguruan tinggi, LPMP, dan Polri.

Dadang menjelaskan, setelah berada di titik penyimpanan sementara naskah UN dijaga oleh perguruan tinggi, LPMP, dan Polri. Pengambilan semua naskah soal dan LJUN oleh satuan pendidikan yang lokasinya jauh dari tempat penyimpanan sementara pada 13 April 2014, satu hari sebelum pelaksanaan ujian nasional dengan pengawalan pihak kepolisian.

"Bagi satuan pendidikan yang berada di sekitar lokasi penyimpanan sementara, pengambilan naskah UN dilakukan setiap hari selama UN berlangsung sesuai dengan mata pelajaran yang diujikan," kata Dadang.

Setelah siswa mengerjakan soal UN, perguruan tinggi mengawasi penerimaan LJUN dari satuan pendidikan. Pengawas memastikan amplop LJUN dilem/dilak, ditandatangani oleh pengawas ruang, dan dibubuhi stempel satuan pendidikan. "Soal dan LJUN tidak dikumpulkan terlebih dulu di ruang kepala sekolah, agar tidak ada dugaan kecurangan," katanya.

Proses pemindaian LJUN dilakukan dengan menggunakan software yang ditentukan oleh pelaksana UN tingkat pusat. Panitia menjamin, keamanan proses pemindai LJUN terjaga dan akan disampaikan hasil pemindaian ke pelaksana tingkat pusat.

Sebagai informasi bahwa teknis pelaksanaan ujian nasional (UN) akan dilaksanakan mulai 14 April mendatang. Kepala Balitbang Kemdikbud, Furqon, saat membuka rapat koordinasi nasional (Rakornas) Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) dengan dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan perguruan tinggi, hari ini, mengatakan, UN Tahun Pelajaran 2013/2014 adalah istimewa. Selain karena menjadi UN terakhir pada pemerintahan kabinet bersatu II, pelaksanaan UN tahun ini juga hampir bersamaan dengan pemilihan umum legislatif. "Untuk itu, sesuai arahan Mendikbud, pelaksanaan UN harus cermat dan sesuai agenda. Semoga sukses, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Sumber : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

GROUP 9 UJIKOM

16-177-041-82-11-02-16-584-123-620630141SAEFULLAH CIREBON




16-177-042-72-11-02-16-584-063-220630142MOH,AVID ZULKARNAIN CIREBON




16-177-043-62-11-03-35-235-012-520630143M.IMRON ROSADI TEGAL




16-177-044-52-11-02-16-532-035-620630144ROSANITA FAUZAH CIREBON




16-177-045-42-11-03-35-235-026-720630145SAMSUL RIZAL TEGAL




16-177-046-32-11-02-16-422-005-420630146FARICHAH CIREBON




16-177-047-22-11-02-16-584-046-320630147AHMAD BAEHAQI CIREBON




16-177-048-92-11-02-16-584-166-320630148TAUFIKUR ROHMAN CIREBON






Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

GROUP 8 UJIKOM

16-177-036-52-11-02-16-584-072-920630136NGAROFATUN MUNAWAROH CIREBON




16-177-037-42-11-02-16-584-065-820630137MOH.TAUFIQ CIREBON




16-177-038-32-11-02-16-584-091-620630138AINUL YAQIN CIREBON




16-177-039-22-11-02-16-584-097-820630139FASIHATUNNISA CIREBON




16-177-040-92-11-02-16-057-071-220630140ABDUL AJID CIREBON






Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

GROUP 7 UJIKOM


16-177-031-22-11-03-35-235-007-220630131 PATKHUL AMIN TEGAL
16-177-032-92-11-02-16-584-038-320630132 UMI HANI CIREBON
16-177-033-82-11-02-16-584-105-820630133 MAFTUKHATUL AENI CIREBON
16-177-034-72-11-02-16-584-027-620630134 NUR HASAN CIREBON
16-177-035-62-11-02-16-584-140-520630135 FITRIYANI CIREBON
Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

GROUP 6 UJIKOM

16-177-026-72-11-02-16-584-169-820630126 ZAKI MUBAROK CIREBON




16-177-027-62-11-02-16-584-062-320630127 MAWADAH HIKMAH CIREBON




16-177-028-52-11-02-16-584-142-320630128 INDAH AMALIYAH CIREBON




16-177-029-42-11-02-16-584-151-220630129 MOHAMAD SOBANI CIREBON




16-177-030-32-11-02-16-584-133-420630130 AKHMAD SOFA CIREBON






Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

GROUP 5 UJIKOM

16-177-021-42-11-02-16-584-085-420630121 M SABIQ BIL KHOIR CIREBON




16-177-022-32-11-02-16-584-119-220630122 QOSIDATUL JANNAH CIREBON




16-177-023-22-11-02-16-584-066-720630123 MOH, ROKHIM CIREBON




16-177-024-92-11-02-16-584-075-620630124 NURUL APIPAH CIREBON




16-177-025-82-11-02-16-584-061-420630125 MAR'ATUS SANGDIAH CIREBON





Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

GROUP 4 UJIKOM


16-177-016-92-10-02-16-511-095-220630116ELIN TAMAYA CIREBON




16-177-017-82-11-02-16-584-064-920630117MOH. FURQON CIREBON




16-177-018-72-11-02-16-138-005-420630118BUSTANUL ARIFIN CIREBON




16-177-019-62-11-02-16-584-115-620630119MULYADI CIREBON




16-177-020-52-11-02-16-584-143-220630120ISMAIL FAHMI CIREBON





Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

GROUP 3 UJIKOM

16-177-011-62-11-02-16-064-331-620630111 IMAM MUSTADI CIREBON




16-177-012-52-11-02-16-584-102-320630112 ISMATUL MAOLA CIREBON




16-177-013-42-11-02-16-584-163-620630113 SITI MAHMUDAH CIREBON




16-177-014-32-11-02-16-584-159-220630114 PIJRI HIDARYANTI JAKARTA




16-177-015-22-11-02-16-050-123-620630115 YANI OKTAVIANI CIREBON






Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya

GROUP 2 UJIKOM

16-177-006-32-10-02-16-584-110-320630106 SYAMSUL BAHRI CIREBON




16-177-007-22-11-02-16-584-016-920630107 KHOIRUL LAIL CIREBON




16-177-008-92-11-02-16-584-120-920630108 RIFQOTUNNADA CIREBON




16-177-009-82-11-02-16-535-001-820630109 ABDUL FATAH CIREBON




16-177-010-72-11-02-16-584-158-320630110 NUR HIKMAH CIREBON





Semangat Membaca dan belajar untuk mengamalkanya